Gangguan Kandung Kemih Yang Umum Menyerang Kaum Pria

Gangguan kandung kemih memang lebih banyak terjadi pada wanita sebab saluran uretra yang mereka miliki lebih pendek dari pria, dan karena hal inilah menyebabkan wanita lebih sering mengalami infeksi di saluran kemih dan sekitarnya.

Gangguan Kandung Kemih Yang Umum Menyerang Kaum Pria

Namun, bukan berarti para kaum pria juga mengabaikan hal tersebut. Sejumlah masalah kandung kemih terutama gangguan kencing juga turut terjadi pada pria. Hal ini dikarenakan beberapa faktor umum seperti infeksi virus dan bakteri yang terbawa saat berhubungan seksual. Lalu kira-kira, apa saja jenis dari gangguan kandung kemih yang umum menyerang kaum pria tersebut?

1. Air kencing yang keluar sedikit-sedikit.

Air kencing yang keluar sedikit-sedikit ini termasuk salah satu gangguan kandung kemih. Penyebabnya sebagian besar adalah dehidrasi, dan sebagian lagi disebabkan adanya sumbatan pada saluran kemih akibat pembesaran prostat.

Baca juga : Gangguan Kencing Karena Penyakit Saluran Prostat

Gangguan yang satu ini juga bisa menandakan kondisi kesehatan lainnya. Karena itu, Jika Anda sudah minum banyak, tapi air kencing masih sedikit, segera periksakan ke dokter.

2. Susah menahan kencing.

Kesulitan menahan kencing ini lebih umum dialami wanita. Namun, hal tersebut juga bisa menjadi salah satu masalah kencing pada kaum pria yang harus segera ditangani. Saat otot yang mengendalikan keluarnya urin melemah, Anda pun jadi mudah mengompol.

Terlebih saat kondisi ini diperparah termasuk ketika Anda sedang batuk, bersin, tertawa atau mengangkat benda yang berat. Biasanya dokter akan menganjurkan Anda untuk melakukan senam kegel. Senam ini berguna mengembalikan kelenturan dan kekuatan otot panggul yang bertugas untuk menahan laju urin.

3. Kandung kemih tersumbat batu

Batu kandung kemih umumnya berbeda dengan batu ginjal, dan sangat jarang terjadi. Akan tetapi, jika pria mengalami masalah adanya sumbatan batu pada kandung kemih, hal ini biasanya disebabkan karena adanya kandungan dalam urin pria yang membentuk kristal. Saat kristal tersebut akan menggumpal dan bisa menghalangi keluarnya urin, maka bisa membuat lapisan kandung kemih teriritasi.

Gangguan kencing pria yang satu ini memiliki ciri-ciri seperti adanya campuran darah pada air kencing yang keluar, sulit atau sering kencing, air kencing berwarna tidak normal, dan penis terasa tidak nyaman.

4. Uretritis.

Uretritis adalah sebuah kondisi dimana uretra yang merupakan saluran untuk membawa urin keluar dari tubuh meradang. Hal ini dapat disebabkan oleh bakteri dan virus, termasuk bakteri yang menyebabkan infeksi saluran kemih dan beberapa penyebab penyakit menular seksual. Pada pria usia 20-35 tahun, mereka berisiko terkena radang ini dibanding pria dalam kelompok usia lainnya.

5. Infeksi saluran kemih (ISK).

Jangan salah, pria juga bisa terkena infeksi saluran kemih, bukan hanya wanita saja. Masalah kencing pria ini muncul dengan gejala seperti rasa sakit terbakar (perih) saat buang air kecil, bolak-balik ke kamar mandi (beser), air kencing yang berbau tidak sedap, bahkan sampai menyebabkan demam.

6. Kanker kandung kemih.

Gejala kanker kandung kemih yang paling sering dirasakan adalah sering buang air kecil, namun terasa sakit. Para pria dewasa dan orang yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker jenis tersebut, maka lebih berisiko terkena kanker kandung kemih.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *