Ini Dia Penyebab Kencing Berdarah Juga Menyerang Anak

Siapa sangka, gangguan kencing berdarah ini juga bisa terjadi pada anak. Penyebabnya berbeda dari kencing berdarah yang biasa terjadi pada orangtua. Anak, bisa mengalami kencing berdarah dikarenakan suatu gangguan yang menyerang ginjal, yaitu Glomerulonefritis. Glomerulonefritis adalah penyakit ginjal dengan suatu inflamasi dan proliferasi sel glomerulus. Peradangan tersebut terutama disebabkan mekanisme imunologis yang menimbulkan kelainan patologis glomerulus dengan mekanisme yang masih belum jelas.

Ini Dia Penyebab Kencing Berdarah Juga Menyerang Anak

Untuk kasus penyakit Glomerulonefritis pada anak, biasanya terjadi ketika pasca infeksi, paling sering infeksi streptokokus beta hemolitikus grup A.  Dari perkembangan teknik biopsi ginjal per-kutan, melalui pemeriksaan dengan mikroskop elektron dan imunofluoresen serta pemeriksaan serologis, Glomerulonefritis akut pasca streptokokus telah diketahui sebagai salah satu contoh dari penyakit kompleks imun. Penyakit ini merupakan contoh klasik dari sindroma nefritik akut dengan awitan grosshematuria, edema, hipertensi dan insufisiensi ginjal akut. Walaupun penyakit ini dapat sembuh sendiri dengan  hasil kesembuhan yang sempurna, pada sebagian kecil kasus lainnya, Glomerulonefritis dapat menyebabkan gagal ginjal akut sehingga memerlukan pemantauan lebih lanjut.

Glomerulonefritis sangat umum ditemukan pada anak usia 3-7 tahun, dan lebih sering terjadi pada anak laku-laki dibandingkan dengan anak perempuan dengan perbandingan 2 : 1, serta jarang terjadi pada anak dibawah usia 3 tahun.

Gejala dari Gejala akut / GNA ini adalah reaksi yang dihasilkan  bisa berlangsung secara mendadak (akut) atau secara menahun (kronis) seringkali tidak diketahui karena tidak menimbulkan gejala. Gejala yang mudah dikenali diantaranya mual-mual, kurang darah (anemia), atau hipertensi. Gejala umum berupa sembab kelopak mata, kencing sedikit, dan berwarna merah (Hematuria / kencing berdarah), biasanya disertai hipertensi. Penyakit ini umumnya (sekitar 80%) sembuh spontan, 10% menjadi kronis, dan 10% berakibat fatal.

Baca juga : Benarkah Kencing Berdarah Pertanda Kanker Prostat?

Ini Dia Penyebab Kencing Berdarah Juga Menyerang Anak |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *