Kencing Berdarah Juga Terjadi Akibat Komplikasi Lupus

Tahukah Anda jika kencing berdarah juga bisa terjadi pada penderita Lupus yang mengalami komplikasi?

Kencing Berdarah Juga Terjadi Akibat Komplikasi Lupus

Gejala dari Lupus ringan yang masih dapat terkendali dengan baik biasanya tidak terlalu menghambat rutinitas penderitanya, namun berbeda saat kondisi tersebut sudah semakin parah.

Seiring dengan bertambahnya usia, gejala dari lupus mungkin lebih banyak berkurang, namun pada penderita SLE (tipe umum pada lulus) yang berusia diatas 50 tahun umumnya mengalami beberapa komplikasi. Namun ada juga sebagian diantara penderita yang merupakan wanita, mengaku jika kondisinya membaik setelah mengalami masa menoause.

Namun tidak ada salahnya untuk waspada, karena beberapa komplikasi memang dapat terjadi.

SLE ini ternyata juga berkaitan dengan inflamasi yang terjadi pada ginjal. Hal inilah akhirnya menyebabkan SLE berpotensi untuk menyebabkan masalah pada ginjal lebih serius. Dan akibat komplikasi tersebut, disebut juga Nefritis lupus.

Menurut perkiraan, sekitar 50% di antara penderita SLE yang mengidap Nefritis Lupus. Penyakit ini juga cenderung berkembang pada tahap awal SLE (biasanya dalam 5 tahun pertama). Tes darah biasanya akan dianjurkan untuk memantau kondisi ginjal Anda secara saksama. Beberapa gejala dari Nefritis Lupus meliputi:

  • Rasa gatal.
  • Sakit dada.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Sering buang air kecil.
  • Kencing darah.
  • Pembengkakan pada kaki.

Nefritis Lupus seringkali tidak memperlihatkan gejala, tetapi Anda sebaiknya tetap waspada. Komplikasi ini sangat berbahaya karena dapat merusak ginjal. Hipertensi juga juga dapat disebabkan oleh penyakit ini. Jika tidak ditangani, tekanan darah tinggi akan mempertinggi risiko penyakit jantung yang serius, misalnya, serangan jantung atau angina.

Kencing Berdarah Juga Terjadi Akibat Komplikasi Lupus |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *