Mengatasi Kencing Berdarah Yang Tepat Sesuai Penyebabnya

Siapapun pasti akan merasa khawatir jika tiba-tiba dirinya mengalami buang air kecil yang diiringi keluar darah bersama dengan urin. Kencing darah dapat terjadi kepada siapapun, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Penyebabnya juga beragam, maka dari itu penanganan kencing berdarah yang tepat dan sesuai penyebabnya harus dilakukan dengan benar, dan tidak asal-asalan.

Mengatasi Kencing Berdarah Yang Tepat Sesuai Penyebabnya

Ada kemungkinan terjadi karena masalah kesehatan serius.

 

Saat kencing yang tidak biasanya berwarna merah menyerupai darah ada kemungkinan terjadi karena mengonsumsi makanan tertentu, seperti buah bit dan buah naga. Atau saat sedang mengonsumsi obat khusus seperti Rifampisin pada penderita Tuberkulosis, maka obat kencing darah tidak diperlukan. Akan tetapi, jika kencing darah disebabkan oleh kondisi medis tertentu, maka kemungkinan ini merupakan pertanda adanya gangguan kesehatan yang serius dan perlu segera ditangani.

Waspadai saat kencing darah muncul dengan gejala lain seperti sakit saat buang air kecil, mual, muntah, panas dingin, demam, dan sakit di tubuh tertentu seperti punggung atau perut. Sudah jelas jika kondisi ini harus segera diperiksa ke dokter.

Pemberian obat kencing darah juga tidak bisa diberikan sembarangan, karena harus disesuaikan dengan penyebabnya.

1. Kencing darah yang disebabkan oleh infeksi saluran kemih obat yang mungkin diberikan adalah antiobiotik.
2. Kencing darah yang disebabkan pembesaran prostat yang terjadi pada pria, biasanya dokter akan memberi resep obat atau memberi rekomendasi tindakan yang dapat membantu mengatasi masalah prostat tersebut.
3. Kencing darah yang disebabkan karena batu ginjal, yang berukuran kecil dapat diatasi dengan memperbanyak minum air putih. Namun, jika batu ginjal tersebut sudah berukuran besar, mungkin memerlukan tindakan lithotripsi atau pembedahan.
4. Pada kencing darah yang disebabkan karena penyakit ginjal glomerulonephritis, maka obat kencing darah dapat berupa pemberian antibiotik, obat diuretik, obat pengendali tekanan darah tinggi atau perubahan pola makan guna menjaga kinerja ginjal, mungkin akan direkomendasikan.
5. Kencing darah karena adanya trauma atau cedera, perlu dilakukan pengecekan terlebih dahulu terkait jenis dan tingkat keparahan luka. Pada kasus yang parah pembedahan mungkin perlu dilakukan.
6. Kencing darah yang disebabkan karena gangguan perdarahan, akan diberikan obat yang spesifik sesuai dengan tipe gangguan perdarahan yang terjadi.
7. Untuk pengobatan berupa operasi, kemoterapi, dan terapi radiasi, mungkin akan dilakukan pada kasus kencing darah yang disebabkan oleh kerusakan atau gangguan yang lebih berat di kandung kemih atau ginjal, seperti tumor atau kanker. Pengobatan tersebut juga akan disesuaikan kembali dengan jenis kanker, luasnya penyebaran kanker, usia penderita, serta kesehatan secara menyeluruh.

Untuk pengobatan berupa operasi, kemoterapi, dan terapi radiasi, mungkin akan dilakukan pada kasus kencing darah yang penyebabnya terjadi akibat kerusakan atau gangguan yang lebih berat di kandung kemih atau ginjal, seperti tumor atau kanker. Pengobatan tersebut juga akan disesuaikan kembali dengan jenis kanker, luasnya penyebaran kanker, usia penderita, serta kesehatan secara menyeluruh.

Upayakan untuk selalu menerapkan kebiasaan sehat, menjaga kesehatan saluran kemih dengan mulai mengurangi konsumsi kaferin, makanan berlemak, menghindari konsumsi alkohol dan mulailah memperbanyak konsumsi air putih. Kebiasaan yang terlihat sepele seperti menahan buang air kencing terlalu lama sebaiknya tidak lagi dilakukan lagi.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.