Mengetahui Penyebab Air Kencing Berbusa Dan Berbau

Obat Kencing Berdarah,- Anda mengalami kondisi kencing berbusa dan berbau saat pagi hari? Atau sepanjang hari? Sebaiknya berhati-hati karena jika diabaikan bisa saja kencing berbusa tersebut adalah tanda atau gejala ada sesuatu yang salam dalam tubuh Anda.

Seperti penjelasan dokter di situs kesehatan dokter online, penyebab dari air kencing berbusa dan berbau cukup beragam. Hal tersebut memang bisa saja terjadi pada siapapun termasuk Anda. Normalnya air kencing yang dihasilkan dari tubuh yang sehat dan bebas penyakit akan nampak jernih, bening dan juga berawarna kuning terang.

Jika kondisi kencing berbusa tiba-tiba terjadi pada Anda maka diharapkan berahti-hati. Adanya busa atau buih pada air kencing / seni bisa jadi merupakan sebuah ‘alarm’ yang menandakan ada sesuatu yang salah dalam tubuh Anda.

Normalnya, urine memang tidak disertai busa. Namun saat urine berbusa terjadi terus menerus dan busa yang terbentuk cukup banyak, terutama bila disertai gejala lain seperti pembengkakan tubuh, jumlah urine berkurang, kemerahan, anyang-anyangan, ataupun gejala lainnya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni:

Jika air kencing atau urin Anda disertai busa / buih, maka ada beberapa faktor penyebabnya. Diantaranya adalah :
Mengetahui Penyebab Air Kencing Berbusa Dan Berbau

1. Frekuensi ketika buang air kecil Anda dalam kecepatan tinggi.

Buang air kecil dalam kecepatan yang cukup tinggi dapat menyebabkan air seni berbusa, namun tidak ada kaitannya dengan sebuah gejala penyakit. Terkadang, sejumlah busa berkembang bergantung dengan kecepatan Anda mengeluarkan urin tersebut. Saat urin mengumpul begitu banyak di kandung kemih, misalnya pasca menahan keinginan untuk buang air kecil, maka hal tersebut bisa mengakibatkan pengeluaran urin yang lebih kuat.

Pengosongan kandung kemih yang terjadi secara cepat, juga aliran urin yang membentur toilet secara cepat menghasilkan urin yang berbusa. Jika kemungkinan besar penyebab urin berbusa yang dialami adalah akibat hal ini, maka kesimpulannya jangan menunda-nunda jika Anda ingin buang air kecil.

2. Akibat dehidrasi.

Saat tubuh kekurangan cairan, secara otomatis urin yang terbentuk juga akan lebih pekat dan terkonsentrasi. Air kencing yang lebih terkonsentrasi ini cenderung membentuk busa. Oleh karenanya, pastikan untuk kebutuhan cairan Anda setiap harinya dengan mengonsumsi 7-8 gelas air perhari guna menghindari kondisi dehidrasi dan urin berbusa akibat kekurangan cairan.

3. Karena infeksi pada saluran kemih.

Infeksi saluran kemih dapat terjadi karena infeksi bakteri yang akan menyebabkan urin berbusa juga berwarna kelabu. Biasanya kondisi tersebut juga ditandai dengan gejala nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, urin berdarah (kemerahan), urin tidak tuntas dan masih banyak lagi. Jika kondisi seperti ini tidak segera ditangani maka akan membahayakan bagi kesehatan Anda.

4. Terdapat protein di dalam urin.

Disaat terjadi urin berbusa secara terus menerus, bahkan saat Anda tidak menahan buang air kecil atau telah mengonsumsi cairan yang cukup, dan busa tampak begitu signifikan, maka kemungkinan besar telah terdapat kandungan protein pada urin Anda. Jika jumlah protein di urin terlalu besar, efeknya akan menyebabkan sebuah kondisi abnormal yang disebut Proteinuria. Kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya Proteinuria dan terjadinya urin berbusa yang sangat signifikan adalah karena adanya gangguan pada ginjal, baik itu kerusakan maupun infeksi pada ginjal tersebut.

Penyebab umum yang sering terjadi dari Proteinuria berat adalah kondisi gagal ginjal. Untuk memastikan apakah kondisi Proteinuria tersebut benar-benar terjadi, Anda dapat melakukan pemeriksaan urin (urinealisis).

5. Terdapatnya semen (hasil ejakulasi) dalam urin.

Setelah berejakulasi, sedikit semen mungkin biasanya memungkinkan untuk tertinggal dalam saluran kencing (uretra) pria. Jika jumlahnya hanya sedikit, maka semen ini umumnya tidak berujung pada terjadinya urin berbusa. Namun jika telah terjadi kondisi yang disebut ejakulasi retrograd, atau keadaan ejakulasi mundur ke kandung kemih, bukannya dikeluarkan, maka semen dalam jumlah yang cukup banyak akan masuk ke saluran kencing. Hal ini dapat terjadi biasanya karena melemahnya otot area saluran ejakulasi.

Baca juga :

Setelah Anda Mengetahui Penyebab Air Kencing Berbusa Dan Berbau, jangan tunda lagi untuk melakukan pemeriksaan. Hal yang terpenting adalah mengetahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab Anda mengalami kondisi tersebut.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.